keladi hias

Keladi merupakan sekelompok tumbuhan dari genus Caladium. Dalam bahasa sehari-hari keladi kerap juga dipakai untuk menyebut beberapa tumbuhan lain yang masih sekerabat namun tidak termasuk Caladium, seperti talas. Keladi sejati jarang membentuk umbi yang membesar.

Adapun ciri dari keladi, yaitu bentuk daun lebar memanjang ke depan membentuk hati, daun tipis, corak warna yang mencolok seperti hijau, putih, pink, dan merah, berumbi, dan tidak memiliki batang namun memiliki tangkai daun yang panjang. Ada pula yang menyebut tanaman ini berbentuk sayap malaikat dan kuping gajah.

Manfaat Tanaman Keladi Hias

Selain menjadi tanaman hias yang mampu menjadi dekorasi di ruangan atau halaman rumah, keladi juga memiliki sejumlah manfaat yang tentunya menarik untuk diketahui. Berikut adalah sederet manfaat tanaman keladi hias.

·         Memiliki Kandungan Pencegah Kanker

Manfaat ini dapat kamu temui pada tanaman keladi tikus. Hal ini dikarenakan tanaman keladi tikus mempunyai kandungan Ribosome Inactivating Protein atau RIP yang dipercaya mampu melawan tumor atau sel kanker.

Selain itu, keladi tikus kaya akan kandungan antioksidan dan juga zat kurkumin. Bagi kamu yang belum tahu, kedua kandungan tersebut krusial pada terapi kanker dan juga untuk mencegah risiko terjadinya penyakit mematikan tersebut. 

·         Ampuh Atasi Stres

Tidak hanya penyakit secara fisik, tanaman keladi juga bermanfaat untuk mengatasi masalah stres. Penyebabnya karena beberapa jenis tanaman keladi mampu bertindak selayaknya obat penenang. Sangat mudah, kamu bisa mendapatkan manfaat tanaman keladi ini dengan cara menempatkannya di sudut ruang maupun di dekat tempat kerjamu.

·         Mampu Menyembuhkan Bisul hingga Gejala Batuk

Tidak kalah menariknya, tanaman hias keladi juga diketahui mampu menyembuhkan berbagai penyakit lainnya, seperti, bisul, nyeri, peradangan, hingga gejala batuk.

·         Menjadi Dekorasi Menarik dan Indah

Manfaat yang satu ini tentu sudah banyak orang yang tahu. Dengan warnanya yang ciamik dan menawan, keladi tentu tidak akan pernah gagal menjadi dekorasi dan penghias ruangan yang menarik dan indah. Tidak harus yang besar, keladi dengan ukuran yang kecil sudah mampu menambah keindahan suatu ruangan dan jauh lebih mudah ditempatkan di sudut ruang mana pun, termasuk dipasang menggantung. 

Cara Menanam Tanaman Keladi Hias

Tanaman keladi hias pada dasarnya adalah jenis tanaman yang memiliki cara perawatan sangat mudah. Keladi tergolong sebagai tanaman hias yang mampu untuk tumbuh walaupun di cuaca yang panas sekalipun. Di tempat yang lembap, tanaman keladi juga bisa bertahan dan bisa ditanam pada media apapun asal menggunakan tanah gambut. 

Buat kamu yang tertarik untuk menanam tanaman keladi sendiri di rumah, berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan.

1.      Siapkan Bibit Tanaman Keladi

Untuk bisa menanam tanaman keladi hias sendiri, kamu tentu harus lebih dulu menyiapkan bibit tanamannya, baik yang telah tumbuh maupun yang masih berbentuk umbi. Bibit keladi yang sudah tumbuh dan dijual pada toko tanaman biasanya mempunyai tinggi 6 sampai 10 cm. 

Sedangkan jika ingin menanam keladi dari bibit umbi, kamu biasanya akan diberikan 3 pilihan ukuran umbu, yakni, sedang, besar, serta jumbo. Semakin besar ukuran umbi keladi, umumnya tanamannya nanti akan menghasilkan lebih banyak daun dan mampu mencapai tingkat kematangan dengan lebih cepat. 

2.      Siapkan Alat Berkebun

Sebelum melakukan penanaman, terdapat beberapa peralatan dan bahan yang perlu disiapkan. Jangan lupa pula menyiapkan pot dengan ukuran yang ideal, biasanya berdiameter 18 inci atau 24 inci. Juga, pilih pot yang mempunyai lubang drainase agar air tidak menggenangi permukaan pot saat disiram.

3.      Sediakan Tanah Gambut dan Pupuk

Untuk tanahnya, keladi memerlukan media tanam berupa tanah dengan kondisi lembap, lalu dikeringkan di bawah sinar matahari. Kemudian, campur tanah tersebut dengan pupuk organik maupun pupuk kompos agar tanah mempunyai nutrisi yang cukup. Dengan begitu, tanaman keladi mampu tumbuh dengan lebih baik dan tidak akan sampai layu, atau bahkan mati. 

4.      Lakukan Penanaman

Setelah semua bahan di atas sudah kamu siapkan, kini tiba saatnya untuk melakukan penanaman. Siapkan pot dan isi dengan tanah sampai memenuhi sekitar setengah bagian pot. Lalu, buat lubang pada tanah dengan kedalaman kira-kira 2 sampai 3 cm, dan masukkan bibit keladi serta akarnya pada lubang tersebut. 

Pastikan bahwa saat ditanam bibit keladi tersebut mampu berdiri tegak, kemudian tutup menggunakan tanah sampai hampir seluruh bagian pot terpenuhi. Sisakan sekitar ¼ jengkal tanah pada bagian bawah pot agar ketika disiram, terdapat ruang untuk menyerap air. 

5.      Perhatikan Kelembapan Tanah dan Suhu di Sekitar Tanaman

Di malam hari, usahakan temperatur tanaman keladi berada di kisaran 15 sampai 19 derajat Celsius, dan saat siang hari 21 sampai 24 derajat Celsius. 

Karena tanaman keladi tumbuh pada lingkungan dengan tingkat kelembapan cukup tinggi, kamu bisa menggunakan pelembap udara agar tingkat kelembapan bisa terjaga. Membuat ruangan yang gerimis juga seringkali dijadikan cara untuk meningkatkan kelembapan udara.

6.      Cek Asupan Sinar Matahari

Terakhir, agar tanaman hias keladi dapat tumbuh dengan baik dan sehat, kamu perlu menyediakan paling tidak 4 jam paparan matahari yang dilewatkan melalui jendela dari arah timur, barat, atau selatan. Hindari membiarkan tanaman keladi mendapat terlalu banyak cahaya matahari langsung karena hal tersebut bisa membuat daun keladinya gosong. 

Tips Menyiram Tanaman Keladi

Saat melakukan penyiraman, usahakan untuk menjaga tanah pada tanaman keladi tetap lembap. Biasanya, waktu yang cocok untuk menyiram tanaman keladi adalah di pagi dan juga sore hari. 

Sangat tidak disarankan untuk menyiram tanaman keladi di siang hari karena panasnya sinar matahari mampu membuat air menguap sebelum berhasil masuk ke bagian akar tanaman. Jangan pula menyiram tanaman keladi menggunakan air terlalu banyak karena hal tersebut bisa membuatnya membusuk dan mati.

Semoga bermanfaat.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *