saga

Daun saga atau Sogok Tunteng adalah bagian dari salah satu jenis tanaman polong yang memiliki khasiat dalam dunia pengobatan tradisional. Daun saga memiliki nama latin Abrus precatorius L. dengan ciri-ciri daun berbentuk kecil, memiliki sirip ganjil, dan rasa yang agak manis. Saga termasuk tanaman liar yang banyak tumbuh di daerah tropis.

Saga diklasifikasikan ke dalam kelompok plantae, yaitu tanaman yang berbunga dan berbuah. Mengutip dari klikdokter.com, daun saga diketahui memiliki kandungan senyawaflavonoid (antioksidan), triterpene glycosides, abrin, dan alkaloids. Daun saga juga memiliki efek antibakteri, bantu mengontrol gula darah dan meningkatkan sistem imun.

Daun saga dalam dunia pengobatan tradisional sangat populer digunakan untuk menyembuhkan penyakit batuk. Bahkan, beberapa produk obat batuk sudah menggunakan daun ini sebagai bahan pembuatannya. Manfaat daun saga sebagai obat batuk tradisional dikonsumsi dalam bentuk air rebusan atau suplemen.

Berikut ini adalah 6 manfaat daun saga yang mampu obati berbagai jenis penyakit.

1. Obati Sariawan

Manfaat daun saga yang pertama adalah untuk membantu mengobati sariawan. Terkena sariawan biasanya adalah suatu hal yang menjengkelkan. Itu karena sariawan dapat mengganggu napsu makan dan kelancaran berbicara, hingga berujung pada menghambat produktivitas harian.

Melansir dari klikdokter.com, daun saga ternyata dapat digunakan sebagai obat mengatasi sariawan dan mudah ditemukan di sekitar rumah. Ini karena daun saga tumbuh liar dan mudah diolah untuk pengobatan rumahan. 

Caranya, ambil daun saga dan keringkan di bawah sinar matahari. Setelah kering, kunyah daunnya dan usahakan jangan ditelan. Selain mengunyah, Anda juga bisa menggunakan daun saga sebagai obat kumur. Caranya, rebus 10 gram daun saga dengan 1/2 liter air sampai mendidih. Saring dan gunakan air rebusan untuk berkumur sebanyak 2-3 kali sehari.

2. Obati Batuk

Manfaat daun saga yang kedua adalah untuk membantu mengobati batuk. Melansir dari liputan6.com, daun saga diketahui dapat digunakan sebagai obat batuk berkat sifat antitusifnya. Antitusif adalah sifat yang dapat membantu meredakan batuk karena bekerja dengan menghambat daerah koordinasi bagian batang otak, lalu mengubah refleks batuk.

Anda dapat mengonsumsi air rebusan daun saga untuk mengobati batuk dan membuat tenggorokan senantiasa lebih bersih nan lega. Rasa air rebusan daun saga juga manis, sehingga lebih mudah digunakan untuk pengobatan.

3. Redakan Panas Dalam

Manfaat daun saga yang ketiga adalah untuk membantu meredakan panas dalam. Meski bukan tergolong penyakit berat, panas dalam tetaplah membuat orang merasa tidak nyaman. Gejala panas dalam biasanya ditandai dengan sakit tenggorokan, bibir kering dan pecah-pecah, sariawan dan napas tidak sedap. Ditambah, kemunculan panas dalam bisa jadi pertanda gejala dari penyakit lain.

Untuk itu, segeralah minum air rebusan daun saga untuk meredakannya. Caranya, cuci bersih sekitar 10-15 daun saga lalu rebus dengan 2 gelas air. Dinginkan, saring dan air rebusan daun saga dapat segera diminum.

4. Obati Sakit Perut

Manfaat daun saga yang keempat adalah untuk membantu mengobati sakit perut. Daun saga digunakan dalam pengobatan tradisional Afrika Timur untuk mengatasi sakit perut dengan cara diolah menjadi jus atau dikonsumsi secara langsung.

Selain itu daun saga juga mampu digunakan untuk mengobati diare berkat sifat antioksidan dan antibakterinya. Air rebusan daun beserta batang saga dapat membantu meredakan diare Anda.

5. Tambah Nafsu Makan

Manfaat daun saga yang kelima adalah dapat membantu meningkatkan nafsu makan. Daun saga diketahui mengandung vitamin B yang dapat menambah nafsu dan selera makan Anda.

Untuk itu, air rebusan daun saga juga baik diberikan kepada anak-anak yang susah makan agar nafsu makannya kembali meningkat dan kebutuhan gizinya dapat terpenuhi.

6. Lawan Bakteri Jahat

Manfaat daun saga yang ke enam adalah untuk membantu melawan keberadaan bakteri jahat di dalam tubuh. Daun saga diketahui memiliki kandungan senyawa saponin, yang mana senyawa tersebut pada kadar 0,09% berkhasiat sebagai antibakteri.

Dalam daun saga, senyawa saponin didapati berada di kisaran angka 1,19% yang artinya telah melewati batas minimum dan positif dapat dikatakan sebagai antibakteri.

Demikianlah daftar manfaat daun saga yang perlu kamu ketahui. Sebagai informasi, daun saga memiliki kandungan bahan kimia berbahaya bernama abrin yang masuk dalam golongan racun berbahaya. Maka dari itu, jika tidak tahu bagaimana cara mengolahnya, sebaiknya jangan coba-coba untuk mengkonsumsi daun saga tanpa pengawasan orang yang lebih mengenalnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *