tanduk rusa

Paku tanduk rusa adalah sekelompok tumbuhan paku epifit yang semuanya tergabung dalam marga Platycerium. Tumbuhan ini memiliki penampilan yang khas karena memiliki dua tipe ental dengan fungsi dan bentuk yang jelas berbeda, dengan salah satu tipe entalnya bercabang-cabang berbentuk seperti tanduk rusa.

Diketahui, tanaman yang dikenal juga dengan nama Staghorn fern ini tumbuh dengan menempel pada tanaman lain atau suatu benda. Biasanya, tanaman ini digantung di teras atau menempel pada batang pohon.

Tanaman epifit ini memiliki pertumbuhan yang cenderung lambat. Meski demikian, tanaman tanduk rusa mampu tumbuh dengan ukuran besar. Bentuk daunnya yang menjuntai serupa tanduk rusa inilah yang jadi daya tarik dari tanaman hias tersebut.

Manfaat Tanaman Tanduk Rusa:

Umumnya, peneliti sepakat bahwa tanaman tanduk rusa bermanfaat merangsang sistem tubuh untuk melindungi, memperkuat, dan mengembalikan fungsi yang tidak seimbang.

1. Memperkuat Kesehatan Tulang dan Sendi

Erosi tulang rawan dan osteoarthritis disebabkan kekurangan glikosaminoglikan dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa tanaman tanduk rusa dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan gejala yang berhubungan dengan osteoarthritis. Hal ini berkat efek anti-inflamasi yang kuat dari senyawa glikosaminoglikan untuk membantu merangsang perbaikan tulang rawan.

2. Mempercepat Penyembuhan Luka

Penelitian di Selandia Baru menemukan bahwa tanaman tanduk rusa dapat membantu mendorong pertumbuhan pembuluh darah baru yang mempercepat penyembuhan luka dan pemulihan dari operasi besar. 

3. Membantu Fungsi Seksual yang Sehat

Studi Fisher dan Wang menunjukkan bahwa tanaman tanduk rusa dapat meningkatkan kadar testosteron pada pria dan dapat membantu mencegah beberapa kondisi yang terkait dengan penuaan. WebMD mencatat bahwa tanaman herbal ini digunakan untuk meningkatkan libido, mengobati disfungsi ereksi pria, dan meningkatkan kesuburan. 

Secara tradisional, tanaman ini juga digunakan untuk mengobati gangguan seksual pada pria seperti ejakulasi dini, air mani encer, dan impotensi.

Bagi wanita, tanaman tanduk rusa bisa meringkan gejala terkait dengan pra-menstruasi dengan menghilangkan kram, menekan perubahan suasana hati, meningkatkan energi, dan juha untuk mengobati keputihan, pendarahan rahim, infertilitas, dan menopause.

4. Mengontrol Tekanan Darah

Manfaat tanaman tanduk rusa juga dapat menurunkan tekanan darah pada orang dengan tekanan darah normal dan menstabilkan tekanan darah abnormal.

Kandungan Polisakarida di dalamnya telah dikaitkan dengan aktivitas biologis, seperti meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi kecenderungan darah menggumpal, mengurangi risiko stroke, dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular secara umum.

5. Mengelola Kinerja Mental dan Suasana Hati

Studi klinis menunjukkan tanaman tanduk rusa berfungsi sebagai antidepresan dan pengatur suasana hati. Pengaruh Pantocain dalam tanaman tanduk rusa pada kinerja mental telah diuji.

Manfaat tanaman ini rupanya memungkinkan neurotransmiter vital tersedia lebih lama untuk struktur otak dan meningkatkan suasana hati. 

6. Menstimulasi Kekebalan Tubuh

Tanaman herbal ini dapat merangsang sistem kekebalan tubuh dan telah ditemukan sebagai sumber alami imunoglobulin yang melawan infeksi dan penyakit.

Selain itu, efek tanaman ini terbukti meningkatkan makrofag, merangsang produksi limfosit, dan meningkatkan jumlah sel darah merah dan putih. Efek tanaman ini dapat secara langsung melengkapi kemampuan tubuh untuk melawan penyakit dan memelihara kesehatan. 

Berikut tips merawat tanaman tanduk rusa:

1. Pencahayaan

Tips pertama merawat tanaman ini yaitu hindari terpapar sinar matahari langsung. Pastikan menyimpannya di tempat yang teduh. Pastikan juga cukup mendapatkan air serta kelembapan. Hal tersebut dilakukan demi tanaman tumbuh subur dan kuat.

2. Media tanam

Tips berikutnya, saat usia tanaman masih muda, gunakan media pot yang dicamput tanah biasa. Namun, saat sudah menuju dewasa, pindahkan tanaman dengan cara menggantungnya ke dinding atau dahan pohon.

Untuk tahap ini, kamu perlu menyediakan kompos, segumpal gambut, lumut, serta bahan organik lainnya. Hal tersebut berguna agar tanaman mampu tumbuh dengan sempurna.

3. Kebutuhan air

Agar dapat tumbuh subur, rimbun, dan kuat, pastikan tanaman mendapatkan cukup kebutuhan air. Lakukan penyiraman secara rutin agar terhindar dari daun yang menguning atau rusak.

Cara mudah menyiram tanaman tanduk rusa yaitu dengan merendam tanaman di bak cuci sekitar 10-20 menit agar akar dapat menyerap cukup air. Sebelum kembali digantung, pastikan tanaman sudah kering.

4. Suhu dan kelembapan

Sebagai jenis tanaman hujan tropis, tanaman ini pun cenderung menyukai tempat yang lembap dan hangat. Saat usianya masih muda, tanaman ini membutuhkan suhu yang pas sekitar 11-36 derajat Celcius.

5. Pemupukan

Agar tanaman tumbuh subur dan sehat, bisa juga dengan menambahkan pupuk cair  yang rutin diberikan tiap bulan. Semprotkan pupuk cair pada bagian akarnya. Adapun pupuk yang dapat digunakan bisa pupuk kompos maupun pupuk anorganik.

Nah, itulah tips merawat tanaman tanduk rusa yang mudah dan bisa kamu aplikasikan di rumah. Selamat mencoba.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *